Halaqah Silsilah Ilmiah 1.03 : BAHAYA KESYIRIKAN

syirikTauhid adalah amalan yang paling Allah cintai, sebaiknya syirik (menyekutukan Allah dalam beribadah) adalah amalan yang paling Allah murkai. Allah memang Maha Pengampun akan tetapi bila seseorang meninggal dunia dalam keadaan berbuat syirik kepada Allah, maka Allah tidak akan mengampuni dosa syirik tersebut. Orang tersebut akan kekal di dalam Neraka selama-lamanya dan tidak ada harapan baginya masuk ke dalam surganya Allah Subhana Wa Ta’ala. Sungguh ini adalah sebuah kerugian yang besar.

Allah berfirman dalam Surat An Nisaa : 48

 إِنَّ ٱللَّهَ لَا يَغۡفِرُ أَن يُشۡرَكَ بِهِۦ وَيَغۡفِرُ مَا دُونَ ذَٲلِكَ لِمَن يَشَآءُ‌ۚ وَمَن يُشۡرِكۡ بِٱللَّهِ فَقَدِ ٱفۡتَرَىٰٓ إِثۡمًا عَظِيمًا (٤٨

Sesungguhnya Allah tidak akan mengampuni dosa syirik, dan Dia mengampuni segala dosa yang selain dari [syirik] itu, bagi siapa yang dikehendaki-Nya. Barangsiapa yang mempersekutukan Allah, maka sungguh ia telah berbuat dosa yang besar. (48)Tafsir Ibnu Katsir

Allah berfirman dalam surat Al Maidah : 72

لَقَدۡ ڪَفَرَ ٱلَّذِينَ قَالُوٓاْ إِنَّ ٱللَّهَ هُوَ ٱلۡمَسِيحُ ٱبۡنُ مَرۡيَمَ‌ۖ وَقَالَ ٱلۡمَسِيحُ يَـٰبَنِىٓ إِسۡرَٲٓءِيلَ ٱعۡبُدُواْ ٱللَّهَ رَبِّى وَرَبَّڪُمۡ‌ۖ إِنَّهُ ۥ مَن يُشۡرِكۡ بِٱللَّهِ فَقَدۡ حَرَّمَ ٱللَّهُ عَلَيۡهِ ٱلۡجَنَّةَ وَمَأۡوَٮٰهُ ٱلنَّارُ‌ۖ وَمَا لِلظَّـٰلِمِينَ مِنۡ أَنصَارٍ۬ (٧٢

Sesungguhnya telah kafirlah orang-orang yang berkata: “Sesungguhnya Allah adalah Al Masih putera Maryam”, padahal Al Masih [sendiri] berkata: “Hai Bani Israil, sembahlah Allah Tuhanku dan Tuhanmu” Sesungguhnya orang yang mempersekutukan [sesuatu dengan] Allah, maka pasti Allah mengharamkan kepadanya surga, dan tempatnya ialah neraka, tidaklah ada bagi orang-orang zalim itu seorang penolongpun. (72)Tafsir Ibnu Katsir

Sesungguhnya orang yang mempersekutukan (sesuatu dengan) Allah, maka pasti Allah mengharamkan kepadanya surga, dan tempatnya ialah neraka, tidaklah ada bagi orang-orang zalim itu seorang penolongpun.

Berhati-hatilah terhadap dosa ini, karena kadang seorang hamba tidak mengetahui kalau dirinya terjerumus dalam dosa ini. Bentengilah diri kita dengan perisai ilmu agama, belajarlah dan berdoalah kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala dengan sejujur-jujurnya. Semoga Allah Subhanahu Wa Ta’ala melindungi kita dan keluarga kita dari perbuatan syirik ini.

Tulisan ini di ambil dari audio HSI Abdullah Roy, semoga bisa bermanfaat. Amin.

Spread the love
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

One thought on “Halaqah Silsilah Ilmiah 1.03 : BAHAYA KESYIRIKAN”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *